Alasan Witsel Lebih Memilih Ke China Dibandingkan Juventus

Published on by Robert yang

Axel-Witsel

Axel Witsel secara mengejutkan memutuskan untuk menerima penawaran dari salah satu klub Liga Super CHina, Tianjin Quanjian. Keputusan Witsel itu membuat dirinya mendapatkan kritikan karena penolak penawaran dari klub sekelas Juventus. Namun Witsel sendiri memiliki alasan sendiri mengambil keputusan tersebut.

Witsel yang memang sudah lama dikaitkan dengan pihak Juventus sejak musim panas 2015 lalu. Bahkan Witsel sempat hampir hengkang dari Zenit St Petersburg dan bergabung dengan Juventus namun proses transfernya gagal karena Zenit masih belum menemukan pemain pengganti yang tepat.

Setelah kekesalan Witsel dengan keputusan dari pihak Zenit, dirinya juga menegaskan akan segera bergabung dengan Juventus di masa depannya cepat atau lambat. Sayangnya tidak ada kepastian dalam dunia sepakbol sama halnya dengan ucapan yang dilontarkan oleh Witsel.

Ketika beberapa media sudah gencar mengabarkan kepindahan Witsel dari Zenit ke Juventus namun yang terjadi secara tiba-tiba Tianjin Quanjian klub yang baru promosi ke Liga Super China mendahului Juventus.

Tawaran dengan Nominal besar dari pihak Tianjin Quanjian sebesar 18 juta euro untuk satu musimnya membuat Axel Witsel berubah pikiran dan memilih menerima tawaran dari Quanjian sekaligus menolak pihak Juventus. Keputusan kontroversial itu menuai banyak kritikan keras untuk Witsel.

Alasannya karena Witsel yang sedang dalam usia emas untuk seorang pemain profesional di usianya yang baru 27 tahun dengan bermain di Eropa akan tetap menjaga peluang dirinya tetap terpanggil untuk membela timnas Belgia. Bagi Witsel sendiri dirinya memiliki alasan tersendiri.

Witsel memutuskan bergabung ke China karena ingin merasakan sebuah tantangan dan suasana yang benar-benar berbeda dan baru. Hal tersebut sama seperti ketika dirinya memutuskan untuk bergabung dengan Zenit pada beberapa musim lalu walaupun sempat diincar oleh beberapa Klub Top Eropa.

"Kontroversi serupa juga muncul ketika saya memilih Zenit," ujar Witsel kepada HLN seperti dikutip Soccerway

"Orang-orang bisa menulis atau bilang apa yang mereka suka, saya memang tidak biasa jadi sorotan. Ini juga karena alasan gaya hidup. Saya yakin ini akan memperkaya pengalaman baik bagi saya dan keluarga," sambungnya.

"Suatu hari anak-anak saya bisa bilang bahwa mereka sudah pernah tinggal di China dan Rusia," tutup Witsel.

To be informed of the latest articles, subscribe:

Comment on this post